Pemandian Banyu Anget Tirto Husodo Arjosari Pacitan

Pemandian Banyu Anget Tirto Husodo terletak sekitar 15 km sebelah utara pusat kota Pacitan dan relatif mudah di jangkau.... Artikel selengkapnya silahkan menuju ke bawah.
Pemandian Banyu Anget Tirto Husodo Arjosari Pacitan

Anda sudah pernah mengunjungi sumber air panas atau yang juga populer dengan sebutan hot spring? Nah, Anda tentu tidak asing dengan bau menyengat belerangnya yang khas. Sumber air panas memang identik dengan bau ini. Namun berbeda dengan sumber air panas Tirto Husodo di Pacitan. Sama sekali tidak tercium bau belerang yang bisa mengganggu kenyamanan berendam menikmati airnya yang hangat.

Pemandian Banyu Anget 'TIRTO HUSODO'


Sumber air panas yang lebih di kenal dengan nama Pemandian Banyu Anget oleh masyarakat sekitar ini terletak sekitar 15 km sebelah utara pusat kota dan relatif mudah di jangkau. Jalanan relatif lebar dan rata sehingga mobil pun akan dengan mudah melewatinya. Meskipun terletak cukup jauh, tempat wisata ini sudah di lengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung yang memadai, termasuk tempat parkir yang luas. Dari tempat parkir kita masih harus berjalan mendaki jalan setapak dengan beberapa anak tangga yang di apit pepohonan rindang. Hutan di kaki Gunung Kelir ini masih alami dan terjaga. YogYes bahkan sempat melihat beberapa ekor tupai yang bermain-main dengan asyiknya di atas pohon.


Terdapat 4 buah kolam di pemandian, kolam tempat sumber air panas, 2 kolam renang dewasa, dan kolam renang anak-anak. Ada larangan untuk masuk ataupun menyentuh air di kolam utama karena suhunya cukup panas. Air panas ini di salurkan ke dalam 3 kolam lainnya dan di campur dengan air dingin agar suhunya sesuai dengan suhu tubuh manusia. Yang menarik, tidak tercium bau belerang sama sekali.


Bau belerang menyengat yang sering muncul di hot spring adalah bau Hidrogen Sulfida yang di hasilkan oleh bakteri anaerob ketika air di panaskan secara alami di dalam perut bumi. Zat ini kemudian terbawa ke atas permukaan tanah, kecuali dalam beberapa kasus ketika kadar Hidrogen Sulfida yang terbentuk tidak cukup banyak atau ketika zat ini teroksidasi oleh Oxygen sebelum sampai ke permukaan. Pemandian Banyu Anget ini salah satu contohnya. Tidak adanya bau belerang ini tentu saja akan membuat Anda semakin nyaman dalam berendam menikmati hangatnya air yang menenangkan dan bisa melancarkan peredaran darah ini. Benar-benar pas untuk mengakhiri hari setelah sehari penuh surfing atau menyusuri pantai-pantai dan gua di Pacitan.


Hawa dingin menusuk kulit saat berada di kaki Gunung Kelir, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. pemandian Tirto Husodo atau yang lebih di kenal dalam bahasa Jawa: Pemandian Banyu Anget. Hawa dingin tersebut langsung sirna setelah berendam di kolam yang berisi air hangat sedalam satu meter. Berada 15 kilometer dari kota Pacitan atau tepatnya di Desa Karangrejo, Kecamatan Arjosari. Meski akses jalan sudah mulus, tapi transportasi umum masih minim sehingga untuk berkunjung ke sana harus menggunakan kendaraan sendiri. Memang belum ada penelitian untuk menguji khasiat air Banyu Anget tapi menurut cerita masyarkat, air hangat di sana dapat menyembuhkan beberbagai macam penyakit.

Untuk lebih mengetahui berbagai tempat wisata di kota Pacitan, silahkan kunjungi berikut :