Tentang Desa Wonosobo Ngadirojo Pacitan

Wonosobo adalah sebuah desa di kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Indonesia.... Artikel selengkapnya silahkan menuju ke bawah.
Tentang Desa Wonosobo Ngadirojo Pacitan

Wonosobo adalah sebuah desa di kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Indonesia. Desa Wonosobo terletak di bagian utara 13 Km ke arah Utara dari kota Kecamatan,  Desa Wonosobo mempunyai luas wilayah seluas 472,99 Ha / M2. Karena Desa Wonosobo merupakan desa pertanian, maka sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani

Desa Wonosobo


Desa Wonosobo terdiri dari 5 dusun :
- Dusun Krajan
- Dusun Kajon
- Dusun Nggaleh
- Dusun Sobo
- Dusun Kepuh

Geografi

Batas wilayah Desa Wonosobo :
- Di sebelah Utara berbatasan dengan Desa Wonoasri
- Di sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Wonodadi Kulon
- Di sebelah Barat berbatasan dengan Desa Wonokarto
- Di sebelah Timur berbatasan dengan Desa Baosan Kidul,Kec Ngrayun Kab.Ponorogo

Peta Desa Wonosobo

Batas Wilayah Desa Wonosobo

Peta Induk Desa Wonokarto

Sejarah Desa Wonosobo

Dahulu Desa Wonosobo Pecahan ( Berasal ) Dari Desa Wonokarto yang dimekarkan menjadi  3 Desa yaitu:
1. Desa Wonokarto ( Desa Induk )
2. Desa Wonoasri ( Desa Pemekaran )
3. Desa Wonosobo ( Desa Pemekaran )

Asal usul Desa Wonosobo

Menurut legenda yang di tuturkan atau di ceritakan oleh Para Pemangku Adat, Pinisepuh ( Orang – Orang Tua ) di situ di kisahkan adanya Seorang pendatang dari suatu Kerajaan yang bernama “ KERTO WONGSO “ dari DesaTembayat di Masa Jaman Kerajaan Mataram Islam, Beliau datang di Dusun Kepuh ( Sekarang Desa wonosobo ) yang pada waktu itu masih merupakan hutan belantara dan sedikit atau masih jarang Penduduknya.

Sejak Beliau datang ditempat ini ( Dusun Kepuh ) Desa Wonosobo dan akhirnya Beliau menetap dan membangun Perkampungan di Kepuh yang sekarang Desa Wonosobo, Kemudian Beliau memberi nama tempat itu “ WONOKARTO “ adapun nama tersebut di ambil dari kata ‘ WONO “ yang berarti Hutan , “ KARTO “ yang berarti Sejahtera, sehingga nama itu jika di artikan secara luas mengandung makna “ Hutan Yang Nantinya Menjadi Subur , Makmur dan Sejahtera “ dan hal itu sudah menjadi pendorong semangat para penerus serta para Masyarakat Desa Wonosobo untuk bahu membahu Membangun Desa Wonosobo menjadi Desa Seperti apa yang di harapkan oleh Beliau.

Kemudian “ KERTO WONGSO “ sendiri Wafat di tempat itu dan di Makamkan di Dusun Kepuh tepatnya di Makam Pucangan,dan Makam tersebut sampai sekarang menjadi tempat Wisata walaupun Masyarakat secara umum belum begitu mengenal tentang sejarah Makam Pucangan, dan juga Makam tersebut menjadi Makam Tertua di Wilayah Desa Wonokarto Persatuan dan di Keramatkan oleh Masyarakat Desa Wonokarto Persatuan.

Riwayat Desa Wonosobo

Ini semua hanya dapat terjadi atas kehendak Alloh semata.
Demikian pula mengenai perkembangan sejarah Desa Wonokarto Persatuan dari tahun ke tahun penduduknya padat,dabn pelayanan kepada masyarakat yang berkaitan dengan :
- Pendidikan
- Sarana prasarana
- Transportasi
- Sosial budaya
- Kesehatan
- Hubungan pemerintahan Desa
- Ekonomi

Semakin memburuk / kurang,maka pemerintahan Desa Wonokarto yang dipimpin oleh Bapak kepala Desa “JOKO PRIYONO” Menggelar rapat menghadirkan: Bupati Pacitan, DPRD II, Camat Ngadirojo, Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat ,Tokoh Agama,

Guna membahas (Sosialisasi) tentang pemekaran Desa.
Di dalam nusyawarah terjadi satu Keputusan Yaitu : “SANGAT SETUJU”setelah itu membentuk Panitia Pemekaran Desa persiapan Gedung baru, yaitu calon kantor Desa,selang beberapa hari kemudian mengadakan matrial dan diadakan peletakan batu pertama yang di pimpin oleh:

1. Bupati Pacitan H Sutrisno
2. Camat Ngadirojo H Sodiq Sudja
3. Kepala Desa Wonokarto Ir Joko Priyono
4. Sejumlah Anggota DPRD II